SketsaNusantara.id - Kabar seputar tawaran menjadi buzzer 'Damai Indonesia' di tengah aksi unjuk rasa besar penolakan kenaikan tunjangan DPR RI serta keadilan Indonesia rupanya belum hilang.
Meski telah terbongkar jelas, penawaran menjadi buzzer itu rupanya masih terus dicecar kepada publik figur hingga influencer lain di Indonesia.
Salah satunya yang menjadi sasaran adalah Reza Dwi Yanda alias Ejak.
Selebgram sekaligus TikToker yang gemar berpetualang itu mendapatkan tawaran buzzer dari pihak tertentu dengan harga fantastis.
Sama seperti yang terjadi pada Jerome Polin hingga Vincent Liyanto, Reza Dwi Yanda diminta untuk membuat konten 'Damai Indonesia' di 1 September 2025.
Konten yang diminta berisikan dukungan atas narasi pemerintah dan meredam kritik terkait gelombang aksi massa belakangan ini.
Via instagram pribadinya, Reza Dwi Yanda menampilkan pesan penawaran menjadi buzzer dan dijanjikan mendapatkan bayaran dengan harga Rp135 Juta.
Tak tergiur, Reza Dwi Yanda menolak tawaran tak sehat itu dan bahkan sempat memberikan pesan balasan yang cukup berani.
Reza Dwi Yanda alias Ejak juga sempat sentil pemerintah terkait isu upah atau gaji Guru di Indonesia yang sangat minim dan membandingkannya dengan tawaran menjadi buzzer dengan biaya fantastis.
"Gaji guru cuma ratusan ribu tapi giliran bayar buzzer sanggup sampe ratusan juga, bisa mikir ga si?," kata Ejak di caption.
"Mending duitnya dipake buat pulangin orang-orang yang kabur kemana-mana tuh," tutupnya.