"cuma kita dari keluarga sudah pasrah, apa pun yang terjadi ini musibah. Jadi kita enggak mau otopsi,” jelasnya.
Rheza Sendy memang turut serta dalam aksi demo di Jogja tersebut.
Saat situasi mulai ricuh, Rheza hendak menghindar dengan motor pribadinya, berboncengan dengan temannya.
Namun naas, motor yang dinaikinya tiba-tiba mati, bersamaan dengan aparat yang mulai menembakkan gas air mata.
Teman Rheza berhasil menyelamatkan diri, namun tidak dengan dirinya.
Rheza terjatuh karena menahan perihnya gas air mata, hingga akhirnya ia diangkat dengan sangat tidak layak oleh aparat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!