SketsaNusantara.id - Gelombang unjuk rasa menyuarakan penolakan kenaikan tunjangan DPR RI serta keadilan Indonesia masih menjadi perbincangan publik.
Kondisi memanas setelah adanya korban jiwa dalam aksi unjuk rasa tersebut, salah seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas ditabrak dan dilindas rantis Brimob ketika terjadi demo di depan gedung DPR.
Protes pun semakin meluas ke sejumlah wilayah lain dan di tengah panasnya kondisi, muncul fenomena ajakan damai di tanggal 1 September 2025.
Salah seorang Youtuber sekaligus owner Mantappu Academy, Jerome Polin membongkar adanya pihak tertentu yang mencoba membayar para influencer untuk pembuatan konten aksi damai Indonesia.
Dengan kata lain, muncul tawaran-tawaran bernilai bombastis untuk para Influencer agar menjadi buzzer konten aksi damai di tengah gelombang demonstrasi besar yang berlangsung sejak 25 Agustus 2025.
Bukan hanya dari Jerome Polin beberapa publik figur nan influencer lainnya turut menunjukkan adanya chat penawaran serupa.
Pesan penawaran untuk aksi damai itu cukup beragam, berikut 2 jenis penawaran yang telah terungkap ke publik.
1. Konten Reels + Story dengan fee Rp150 Juta
Penawaran ini hadir pertama kali di unggahan Jerome Polin.
Jerome menjelaskan, dirinya diminta untuk membuat konten Instagram Reels dan Story dengan honor senilai Rp150 juta.
"Nih, aku spill. Uang rakyat dipake buat bayar buzzer per orang 150 juta 1 post kalo dipake buat naikin gaji guru per orang 10 juta, udah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan. Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita!! Sudah saatnya kita aware," tulis Jerome.