news

Ungkapkan Rasa Belasungkawa atas Meninggalnya Affan Kurniawan yang Dilindas Mobil Brimob, Ahok: ‘DPR Takut? Jangan Cuma Minta Pajak!’

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:30 WIB
Ahok mengungkapkan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan dan soroti kebijakan DPR yang cuma minta kenaikan pajak. (Instagram/basukibtp)


SketsaNusantara.id - Mantan Gubernur DKI Jakarta periode tahun 2014-2017, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, mengutarakan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.

Affan Kurniawan meninggal dunia akibat dilindas oleh mobil polisi brimob saat demonstrasi sedang berlangsung di depan gedung DPR pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Ungkapan tersebut diunggah di akun Instagram @basukibtp pada Jumat, 29 Agustus 2025 seperti dikutip oleh tim SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Pimpin Sholat Ghaib Bersama Warga Jawa Timur untuk Affan Kurniawan

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kita, anak kita, Affan Kurniawan,” kata Ahok dikutip oleh tim redaksi.

Ungkapan rasa duka cita Ahok tersebut juga diiringi dengan kritiknya atas kinerja pemerintah saat ini yang penuh dengan kontroversi.

“Kedukaan ini tidak akan terjadi kalau sejak awal pendemo diterima oleh DPR dan Pemerintah, didengarkan aspirasinya serta dicarikan solusi atas setiap masalahnya,” lanjutnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Ungkap Duka Cita Pada Kediaman Affan Kurniawan, Sebagai Penghormatan pada Almarhum atas Usaha Menafkahi Keluarga

Ahok juga memperingatkan kepada masyarakat untuk bersatu dan jangan mudah terhasut serta terpecah belah.

“Untuk saudaraku, sebangsa dan se-tanah air yang sedang berdemonstrasi saat ini, tetap waspada, jaga keselamatan diri dan jangan mau dihasut serta dipecahbelah,” kata mantan suami Veronica Tan ini.

Selain itu, Ahok juga membandingkan saat dirinya pernah didemo masyarakat ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Tapi yang menjadi persoalan, saya dulu waktu didemo oleh buruh di balai kota, itu bisa selesai dan langsung pulang. Saya menerima mereka masuk dan saya dengar apa yang mereka mau dan saya cari solusinya,” imbuhnya.

Sikap DPR yang dinilai takut dan menghindari masyarakat dinilai Ahok tidak akan menyelesaikan permasalahan.

“Apa yang terjadi jika kita tidak mau terima mereka? Atau memang kita takut? Pemerintah ini takut? DPR takut? Tidak bisa menyelesaikan permintaan mereka?” ungkapnya.

Seyogyanya, ketika masyarakat mengungkapkan aspirasinya, maka pihak yang diprotes menerima dan mencari solusi bersama-sama.

Halaman:

Tags

Terkini