SketsaNusantara.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember (UNEJ) melalui Program UNEJ Membangun Desa (UMD) yang ditempatkan di Desa Locare, Kecamatan Curahdami, melaksanakan pengaplikasian Program Utama PROTEKSI (Perangkap Lalat Buah Inovatif dan Edukatif untuk Solusi Desa Mandiri) di lahan pertanian warga pada Selasa (12/8/2025).
Program ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi dan demonstrasi yang sebelumnya telah dilakukan bersama masyarakat.
Melalui PROTEKSI, mahasiswa KKN UNEJ berupaya membantu petani mengatasi permasalahan hama lalat buah yang selama ini menjadi kendala serius dalam meningkatkan hasil pertanian.
Baca Juga: KKN UDS 2025 Tebar Inspirasi di Malaysia, Usung Layanan Kesehatan Edukatif Lawan Bullying
Sebanyak 12 perangkap lalat buah dipasang di dua petak lahan milik Maksum, salah satu petani Desa Locare.
Dua petak lahan tersebut ditanami komoditas hortikultura berupa cabai dan terong yang dikenal rentan diserang hama lalat buah.
Perangkap lalat dipasang menggunakan bahan petrogenol yang berfungsi sebagai atraktan atau pemikat bagi lalat buah.
Baca Juga: KKN Internasional UDS: Edukasi Bullying & Inovasi Gizi di Malaysia
Dengan cara ini, serangga jantan dapat terperangkap sehingga siklus perkembangbiakan hama dapat ditekan.
Sehari setelah dipasang, perangkap lalat buah tersebut diperiksa oleh mahasiswa bersama pemilik lahan. Hasilnya cukup menggembirakan.
Dalam waktu satu malam, setiap perangkap berhasil memerangkap belasan hingga puluhan lalat buah.
Baca Juga: KKN UDS 2025: Medical Checkup dan Konseling di Paya Jaras
"Ini (perangkap lalat buah dengan petrogenol) kemungkinan besar akan saya dan warga terapkan ke depan dalam jangka panjang, karena memang sudah terbukti bekerja," jelas Maksum setelah melakukan monitoring bersama mahasiswi KKN pada Rabu 13 Agustus 2025.