SketsaNusantara.id - Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir tengah menjadi sorotan lantaran ucapannya baru-baru ini yang viral di media sosial.
Pasalnya Adies Kadir mengaku bahwa para anggota DPR 'nombok' untuk bisa menyewa rumah dinas.
Tunjangan bernilai Rp50 juta tersebut, kata Adies Kadir, masih tidak bisa menutup harga sewa rumah dinas.
Awalnya Adies Kadir menanggapi pro kontra tunjangan sebesar Rp50 juta yang didapat anggota DPR.
"Ketika Anda berpikir mereka tidak bisa lebih buruk dari itu, merkea bisa," katanya, dilansir dari akun X @rainbouwna.
Wakil Ketua DPR ini lantas memberikan skenario gambaran biaya harga sewa rumah di kawasan Senayan yang bisa mencapai Rp3 juta per harinya.
"Kalau di sekitar sini kan ngontrak atau kita kos kan 3 juta perbulan,"
Menurutnya, anggaran Rp50 juta per bulan itu masih kurang untuk menutup biaya sewa rumah tersebut yang dalam satu bulan bisa mencapai Rp78 juta.
"didapatkan Rp50 juta perbulan kalau kita 3 juta kita kalikan 26 hari kerja berarti 78 juta per bulan, padahal yang didapat cuma sekitar 50 juta per bulan nah jadi mereka masih nombok lagi,"
"Nanti kita pikirkan kalau memang masih dikira itu 50 juta terlalu besar teman-teman kita himbau cari kos-kosan yang kira-kira satu jutaan lah begitu mungkin yang kamar mandi di luar atau seperti apa gitu ya kalau memang terlalu dianggap masih terlalu mahal," imbuhnya.
Sontak ucapan Adies Kadir ini menuai pro kontra netizen.