"Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah harus semuanya dari negara atau mendapat partisipasi dari masyarakat," imbuhnya.
Disebutkan Sri Mulyani bahwa Pemerintah Indonesia terus memperkuat Dana Abadi Bidang Pendidikan guna menjamin keberlanjutan akses pendidikan tinggi, termasuk ke perguruan tinggi terbaik dunia.
"Hingga tahun 2025, totalnya mencapai Rp154,11 T. Melalui pengelolaan DAP oleh @lpdp_ri, lebih dari 670 ribu anak bangsa telah memperoleh manfaat ini," tulis Sri Mulyani dalam unggahan Instagramnya pada 7 Agustus 2025 lalu.
"Selain itu, pendanaan riset berbasis DAPL juga telah membiayai 3.460 proyek riset yang menghasilkan ribuan produk, kebijakan, dan hak kekayaan intelektual. Pemerintah juga memiliki insentif fiskal berupa super tax deduction bagi penelitian dan pengembangan," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini