SketsaNusantara.id – Reaktivasi Bandara Notohadinegoro disambut hangat seluruh pihak. Salah satunya, masyarakat Jember yang biasa beraktivitas ke luar kota dengan menggunakan kendaraan darat.
Direktur Politeknik Negeri Jember (Polije) Prof. Saiful Anwar juga turut berkomentar.
"Jadi, seperti yang kami mimpikan dan harapkan. Saya kira semoga saya juga bisa mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Jember," paparnya.
Menurut dia, dibuka kembalinya Bandara Notohadinegoro merupakan harapan dan cita-cita seluruh masyarakat Jember. Khususnya, Akademisi Perguruan Tinggi seperti di Politeknik Negeri Jember.
Seperti kita tahu, lanjutnya, seiring dengan tidak adanya atau tidak aktifnya Bandara Notohadinegoro, banyak sekali tamu dari Jakarta itu. Namun, terkendala akses.
Alhasil, pihaknya perlu meluncur ke Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo untuk mengakses penerbangan. Tercatat, hal itu memakan waktu perjalanan selama 3 hingga 4 jam.
"Maka dengan adanya Bandara Notohadinegoro, tentu ini akan dapat mempersingkat waktu termasuk juga energi para tamu-tamu yang nanti insya Allah hadir di Politeknik Negeri Jember," ungkapya.
Kesempatan yang berbahagia itu diapresiasi oleh para akademisi. "Saya menghaturkan terima kasih kepada Gus Bupati yang telah meresmikan penerbangan perdana pada 17 Agustus, bertepatan dengan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-80," imbuhnya.
Baca Juga: Reaktivasi Bandara Notohadinegoro, Komisi C DPRD Jember Pastikan Kesiapannya Sudah 96 Persen
Pihaknya berharap, reaktivasi Bandara Notohadinegoro mampu mendatangkan wisatawan maupun tamu nasional bahkan internasional di Kabupaten Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI