Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Pemerintah Kota Cimahi, berikut SOP yang dilakukan paskibraka jika terjadi masalah seperti tali putus, bendera terbalik, atau kendala lainnya saat pengibaran bendera.
1. Bendera Terbalik
Bendera terbalik bisa disebabkan oleh kesalahan pemasangan kaitan pada tali bendera atau kesalahan saat membentangkannya.
Jika merah putih terpasang terbalik karena salah pemasangan tali atau kaitan saat proses pengibaran bendera, segera perbaiki posisinya dengan menurunkan, melipat kembali bendera (tanpa menyentuh tanah) lalu diperbaiki dan mengibarkannya dengan memasang tali atau kaitan dengan benar.
Jika paskibraka salah membentangkan bendera sehingga posisinya terpelintir atau terbalik, maka petugas hanya perlu membetulkan dengan menukar posisi bendera dan mengibarkan kembali dengan benar.
2. Kerekan Macet
Kerekan macet kerap terjadi saat pengibaran bendera. Jika hal ini terjadi, salah satu petugas bisa memperbaiki kerekan agar upacara tetap bisa dilanjutkan.
3. Tali Kerekan Putus
Kendala tali kerekan putus juga bisa menghambat proses pengibaran bendera. Jika terjadi kejadian tak terduga seperti ini, petugas pengibar bendera harus berusaha menangkap bendera yang jatuh agar Sang Saka Merah Putih tak sampai hingga menyentuh tanah.
Bendera bisa direntangkan tegak lurus hingga lagu infonesia Raya selesai dinyanyikan. Bendera dapat dilipat kembali sesuai kententuan setelah upacara selesai, untuk disimpan kembali.
Baca Juga: Momen Haru Denny Cagur Temui Putranya yang Dikukuhkan sebagai Paskibraka Provinsi Banten 2025
4. Tiang Bendera Roboh
Bukan suatu hal yang tak mungkin, petugas pengibar bendera juga harus sigap mengatasi kendala jika tiang bendera mendadak roboh.
Petugas harus melindungi Sang Saka Merah Putih dan menangkap tiang yang roboh.