SketsaNusantara.id - Relawan Bhakti BUMN 2025 resmi digelar di Desa Salenrang, Maros, Sulawesi Selatan.
Program ini diinisiasi oleh PT. Indonesia Financial Group (IFG) bersama anggota holding, yakni Jasindo, Askrindo, Jamkrindo, dan Jasa Raharja.
Acara ini melibatkan lebih dari 1.000 relawan muda di 15 kabupaten/kota di Indonesia, di mana agenda Relawan Bhakti BUMN 2025 berfokus pada empat pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Direktur SDM IFG, Rizal Ariansyah, Deputi Bidang MSDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata, serta Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam.
Kehadiran jajaran direksi P IFG dan Bupati Maros ini menjadi bukti kuat sinergi BUMN dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat.
Dalam sambutannya, Tedi Bharata menekankan pentingnya peran relawan dalam membangun karakter generasi muda BUMN.
“Kami mendorong agar para pegawai muda BUMN tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Program ini membentuk karakter dan memperkuat nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa sekaligus fondasi kepemimpinan masa depan BUMN,” ujarnya.
Sementara itu, Rizal Ariansyah menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga ruang pembelajaran berharga bagi relawan.
“Relawan tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga pulang dengan pengalaman dan nilai kemanusiaan yang akan membekali mereka di masa depan,” ungkapnya.
Selain dihadiri jajaran direksi holding IFG seperti Dewi Aryani Suzana (Jasa Raharja), Ivan Soeparno (Jamkrindo), R. Mahelan Prabantarikso (Askrindo), dan Dewi Utari (Jasindo), program ini juga menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Melalui Relawan Bhakti BUMN 2025, IFG dan holding menegaskan bahwa BUMN hadir bukan hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga agen pembangunan yang menjangkau hingga pelosok negeri.***