news

Megawati Kenang Jadi Paskibraka 1963, Kini Saksikan 76 Anggota Dikukuhkan untuk Bertugas di HUT ke-80 RI di Istana Merdeka Jakarta

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 21:00 WIB
Megawati Soekarnoputri hadiri Pengukuhan Paskibraka 2025 di Istana Negara, 16 Agustus 2025. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

SketsaNusantara.id - Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025 digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu 16 Agustus 2025.

Sebanyak 76 siswa dari berbagai daerah resmi dilantik untuk mengemban tugas dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 RI yang akan berlangsung pada 17 Agustus 2025.

Upacara pengukuhan berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh nasional.

Baca Juga: Megawati Tegur Kader PDIP Jawa Tengah, Sudah 3 Kali Menang, Tapi Jangan Hanya Modal Pencitraan

Salah satu yang hadir adalah Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri. Ia tampak berbincang dengan beberapa anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan.

Kehadiran Megawati memberi warna tersendiri dalam momen bersejarah ini. Ia bukan hanya datang sebagai pejabat negara, tetapi juga membawa pengalaman pribadi ketika pernah berada di posisi serupa lebih dari enam dekade lalu.

Megawati menceritakan pengalamannya saat menjadi anggota Paskibraka pada tahun 1963.

Baca Juga: Peluang Hasto Kristiyanto Jadi Sekjen PDIP 2025-2030 Menguat, Ini Sinyal Rehabilitasi dari Megawati dan Elite Partai

“Saya pernah juga ikut Paskibraka tahun ‘63, jadi saya tahu cara didiknya dan lain sebagainya,” ujar Megawati kepada wartawan di Istana Merdeka.

Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa tradisi Paskibraka telah berlangsung panjang dan melibatkan banyak generasi.

Pengalaman Megawati pada masa itu menunjukkan kesinambungan semangat kebangsaan yang terus diwariskan.

Dalam kesempatan yang sama, Megawati menyampaikan pesan khusus kepada para anggota Paskibraka yang baru saja dikukuhkan.

Menurutnya, selain menjalankan tugas upacara dengan baik, mereka juga harus memahami nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila.

“Anak-anak bangsa ini supaya tahu yang namanya Pancasila, yang namanya kebangsaan, yang namanya nasionalisme dan dengan seperti itu nantinya mereka akan menjadi yang namanya Purna Paskibraka,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini