SketsaNusantara.id - Dosen dan mahasiswa Universitas dr. Soebandi bersama dengan Mahsa University melaksanakan program International Community Service di Malaysia.
Rektor Universitas dr. Soebandi, Andi Eka Pranata, S.ST S.Kep., Ns., M.Kes didampingi oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Hendra Dwi Cahyono, S.Kep., Ns., M.Kep secara resmi menyerahkan tim dosen dan para mahasiswa peserta KKN dari Universitas dr. Soebandi kepada Mitra KKN Malaysia, Sabtu(09/08/2025).
“Program Internasional ini merupakan bentuk komitmen Universitas dr. Soebandi sebagai kampus berdampak sertaimplementasi program internasionalisasi," katanya.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UNEJ Sosialisasikan Program PROTEKSI untuk Atasi Hama Lalat Buah di Desa Locare
Penyelenggaraan International Community Service Program 2025 ini berlangsung pada 08–14 Agustus 2025.
Pada kesempatan ini dosen dan para mahasiswa akan melakukan kegiatan aktivitas di 4 tempat mitra UDS yaitu Kampung Paya Jaras Sungai Buloh, Rumah Kasih Harmoni, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dan Mahsa University.
Dikatakan Andi Eka Pranata selaku Rektor UDS, bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen UDS dalam mendukung kegiatan internasionalisasi dan kampus berdampak.
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan literasi mahasiswa tentang wawasan global, Helath and Issue global, International Student Activities dan pemanfaatan hasil produk yang bisa diperkenalkan secara global.
Terlaksananya kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Visi-Misi Universitas dr. Soebandi, terutama dalam bidang Pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
Sementara itu, Hendra Dwi Cahyono, S.Kep., Ns., M.Kep, selaku Ketua LPPM UDS mengatakan bahwa International Community Service Program 2025 merupakan langkah konkret UDS dalam memperkuat peran akademisi dalam pemberdayaan masyarakat global dan kolaborasi global dari berbagai perwakilan fakultas.
"Melalui kolaborasi lintas negara dan fokus pada literasi mahasiswa tentang wawasan global, health and Issue global, International Student Activities dan pemanfaatan hasil produk, program ini menjadi contoh nyata kontribusipendidikan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan dan penguatan kapasitas komunitas internasional," ungkap Hendra.
Kegiatan International Community Service Program 2025 kedepannya akan dikembangkan keberbagai negara ASEAN yang tentunya ini menjadi peluang bagi mahasiswa UDS dalamikut serta dalam kegiatan international.***