Ia adalah lulusan MA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya dan berasal dari Jember.
Aulia lolos masuk Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) lewat jalur mandiri Seleksi Masuk Mahasiswa Baru (SEMMABA) Universitas Jember.
Strategi suksesnya adalah belajar sungguh-sungguh sejak kelas 10, rutin mengikuti try out mingguan, dan selalu memanjatkan doa sebelum ujian.
Sementara itu, Maritza Raihanah Artanti (16 tahun 3 bulan) menjadi mahasiswi yang menempati kursi di Fakultas Kedokteran, salah satu fakultas dengan persaingan terketat di UNEJ.
Maritza Raihanah Artanti yang berasal dari Kraksaan, Probolinggo, merupakan lulusan MAN 2 Kota Malang.
Ia diterima di UNEJ melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Maritza mengaku sejak kecil sudah bercita-cita menjadi dokter forensik.
Ketertarikan pada dunia kedokteran membuatnya tekun berlatih soal, memperdalam materi, dan mempersiapkan diri dengan matang.
Perjalanan mereka membuktikan bahwa mimpi besar bisa dicapai lebih cepat ketika diiringi dengan disiplin dan strategi yang tepat.
Fakta bahwa mereka masih sangat muda membuktikan bahwa usia bukanlah hambatan untuk bersaing di perguruan tinggi negeri.
Justru, momentum ini menjadi awal perjalanan panjang menuju cita-cita mereka masing-masing.
Kehadiran tiga mahasiswi muda ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk tidak takut bermimpi besar.
Dengan kerja keras, doa, dan dukungan lingkungan, langkah mereka membuktikan bahwa sukses tidak mengenal batas usia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!