news

Tragis! Kronologi Wanita di Purwakarta Mendadak Ditemukan Tewas, Sempat Lapor Polisi Karena Sering Diteror dan Dapat Ancaman dari Orang Tak Dikenal

Kamis, 14 Agustus 2025 | 06:30 WIB
Ilustrasi kasus dugaan pembunuhan usai wanita di Purwakarta mendadak ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk, setelah beberapa kali mendapat ancaman dari OTK (Pixabay/ValynPi14)

SketsaNusantara.id - Kejadian nahas menimpa seorang warga yang diduga jadi korban pembunuhan di Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Dea Permata Karisma (DPK), wanita berusia 27 tahun tiba-tiba ditemukan tewas di rumahnya dengan kondisi mengenaskan setelah berbulan-bulan mendapat teror dan ancaman dari orang tak dikenal.

Kisahnya ramai jadi sorotan publik dan jadi viral di media sosial. Pasalnya, Dea diduga jadi korban pembunuhan karena ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk pada hari Selasa, 12 Agustus 2025.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Penemuan Pria Asal NTT Tewas di Hotel Jember, Diduga akibat Penyakit Bawaan Tanpa Tanda Kekerasan 

Dilaporkan SketsaNusantara.id dari akun Instagram @infobdgbaratcimahi, kronologi meninggalnya Dea diungkap oleh ART (asisten rumah tangga) dan tetangga sekitar rumahnya.

Tetangga menyebut Dea ditmukan tak bernyawa oleh ART sekitar pukul 11:00 WIB pagi, setelah pulang berbelanja dari pasar.

“Sempat lihat (DPK) pagi tadi belanja ke pasar. Pas pulang, terus dia (ART) disuruh beli minuman tapi waktu balik pulang nemuin Bu Dea udah nggak ada (tak bernyawa), ungkap Salbiah, tetangga Dea.

ART juga mengungkap detik-detik saat menemukan Dea dalam kondisi tak bernyawa. Tetangga dan warga sekitar mencoba masuk ke rumah korban setelah ART panik meminta bantuan dan terkejut setelah melihat ada jejak darah di pintu dapur.

Baca Juga: Brigadir J Jilid 2! Terungkap Kronologi Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi yang Tewas Diduga Dianiaya Atasannya Sendiri, Pelaku Tidak Ditahan?

Keluarga korban menyebut Dea beberapa kali sempat mendapat teror dalam beberapa bulan terakhir. Korban kerap mendapat pesan ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal (OTK) melalui pesan WhatsApp (WA).

Rumahnya pernah diserang dengan dilempari kucing, bahkan orang yang mengancam Dea sempat mengawasi dan berusaha masuk ke rumah korban.

Tiga bulan terkahir ini Dea mengaku kalo dia dapat teror melalui chat, kata Yuli Ismawati, ibunda Dea, dikutip dari video yang diunggah di Kanal Kompas TV pada hari Rabu, 13 Agustus 2025.

Baca Juga: Detik-Detik Penangkapan Pelaku Kasus Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Keluarga Nia Berharap Tersangka Dihukum Mati

"Anak saya sering cerita katanya ada yang mengintai juga 2 orang di depan rumah dan ada 1 orang pakai masker yang mengintai dari belakang," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini