SketsaNusantara.id - Universitas Jember (UNEJ) dan UIN Khas dikabarkan 'menarik' ribuan mahasiswanya yang tengah menggelar KKN di wilayah Lumajang.
Sikap ini diambil tak lepas usai insiden pencurian kendaraan bermotor milik beberapa mahasiswa KKN asal Jember di 2 wilayah di Lumajang.
Kabar ini diunggah akun TikTok @Widya pada Sabtu, 9 Agustus 2025 sebagaimana dilansir tim redaksi SketsaNusantara.id.
Baca Juga: Jawaban Bella Shofie saat Didemo Mahasiswa Sebab Sering Mangkir Rapat DPRD Buru: Sering Posting Kok
Berdasarkan informasi yang diunggah akun di atas, sebanyak 1070 mahasiswa asal Jember telah dipulangkan ke daerah masing-masing akibat insiden tersebut.
Kejadian tersebut berawal dari insiden hilangnya beberapa motor milik mahasiswa di dua tempat yang berbeda di wilayah Lumajang.
Kabar yang beredar, 2 motor mahasiswa KKN asal Jember dilaporkan hilang di Balai Desa Ranuyoso.
Tak hanya itu, kejadian serupa juga terjadi di rumah Kepala Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Lumajang.
2 Insiden kehilangan tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan, hanya berselang 2 hari.
"Balai Desa Ranuyoso sebanyak 2 motor dan Rumah KAdes Tempeh Tengah 2 motor dalam wkatu yang berdekatan," begitu informasi yang ditulis akun tersebut.
Akun tersebut juga mengungkapkan, Kepala Desa Tempeh Tengah menilai 2 kejadian tersebut sebagai 'teror'.
Kabar tak diinginkan tersebut kini mencoreng nama baik desa Lumajang di hadapan para akademisi Jember, lantaran adanya kehilangan dan pencurian barang milik mahasiswanya.