news

Jember Punya Potensi UMKM, Tapi Masih Ada Sejumlah Persoalan yang Perlu Diantisipasi

Kamis, 7 Agustus 2025 | 13:35 WIB
Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Timur Yuan Candra Djaisin saat menyampaikan paparannya. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jawa Timur Yuan Candra Djaisin mengajak Pemerintah Kabupaten Jember, untuk benar-benar memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebaik mungkin.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya menjadi pembicara dalam Sosialisasi Tugas dan Fungsi BPK-DPR, dalam Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara di Hotel Aston, Kamis, 7 Agustus 2025.

"Sata krisis terjadi, UMKM lah penyelamat kita. Di Jember, cerutu menjadi salah satu UMKM yang mampu diandalkan dan meningkatkan perekonomian," katanya.

Baca Juga: Pembangunan Tol dan Percepatan Aktivasi Bandara Notohadinegoro di Jember Jadi Fokus Utama

Sebab, UMKM merupakan tulang punggung yang menyediakan barang kebutuhan sehari-hari. Alhasil, harga bisa stabil sehingga daya beli juga bisa stabil.

Yasin menyatakan bahwa UMKM menjadi sektor yang menyumbang sekitar 60 Persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2024 yakni, sebesar Rp 22.139 triliun.

"Bahkan, pelaku UMKM ini mampu menyerap tenaga kerja sebesar 97 persen. Menjadikannya sebagai sektor dengan daya serap tertinggi di Indonesia," ungkapya.

Baca Juga: Anggota DPR RI Charles Meikyansyah Puji Cara Bupati Jember Gus Fawait Cari Program Door to Door di Kementerian

Tercatat, UMKM Indonesia mencakup sebesar 99 persen dari seluruh unit bisnis di Indonesia.

Menurut dia, hal tersebut menjadi bukti bahwa pelaku UMKM di Indonesia menunjukkan dominasi UMKM dalam struktur usaha nasional. Terdata, ada sejumlah 64 juta unit usaha.

"Kontribusinya sekitar 15,7 persen dari total ekspor Indonesia, mencapai USD 39,05 miliar," tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos

Namun, terdapat sejumlah persoalan terkait dengan UMKM yang perlu diwaspadai Pemerintah Kabupaten Jember.

"Ketidaktepatan penyaluran bantuan UMKM kepada pihak yang sebetulnya tidak memenuhi persyaratan," ungkapya.

Halaman:

Tags

Terkini