Pemeriksaan terhadap Silfester dilakukan bersama Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan. Keduanya disebut memberikan klarifikasi terkait laporan yang menyebut adanya upaya menyebarkan informasi palsu dan ujaran yang berpotensi melanggar hukum.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait hasil pemeriksaan tersebut.
Namun proses hukum masih terus berjalan dan akan melibatkan sejumlah saksi lainnya.
Isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo telah beberapa kali dibantah secara resmi. Namun peredaran informasi yang tidak terverifikasi di media sosial membuat aparat bergerak untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran hukum lebih lanjut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!