news

Bahan Bakar Langka, BBM Ecer Oplosan Beredar di Jember dengan Harga Melejit

Rabu, 30 Juli 2025 | 21:25 WIB
Suasana antrean di salah satu SPBU (SketsaNusantara.id/ Gita Pamuji)

 

SketsaNusantara.id- Khawatir bahan bakar habis, sebagian masyarakat Jember Jawa Timur menyerbu seluruh SPBU. Panic buying ini menyebabkan antrian panjang alias mengular di sejumlah SPBU.

Antriannya pun tidak main-main. Bisa mencapai 2 kilometer dan menyebabkan jalanan agak sesak bahkan macet.

Mereka panik tidak kebagian BBM akibat jalan Gumitir, jalur Jember-Banyuwangi ditutup total akibat perbaikan jalan yang longsor.

Baca Juga: Jual BBM Eceran dengan Harga Melejit, Delapan Tengkulak di Jember Dibekuk Polisi

Solusinya, mereka rela mengantri berjam-jam bahkan bermalam di sekitar lokasi SPBU menunggu SPBU buka.

"Saya mengantri dari jam 5 pagi sampe jam 11 siang, " terang Sofi, warga Perumahan Darma Alam Kaliwates Jember, Rabu 30 Juli 2025.

Momen panic buying ini menjadi kesempatan emas bagi pengecer BBM. Bahkan, tidak sedikit muncul pengecer dadakan.

Baca Juga: Bantu Pengantre BBM, Disperindag Bagikan Kue dan Air di SPBU Sabtuan

Bagaikan aji mumpung, momen krisis ini digunakan sebaik-baiknya dengan menaikkan harga BBM. Satu botol pertamax dan pertamax Turbo dijual dengan harga 20 hingga 35 ribu rupiah.

Apakah Laku? Pasti laku keras. Dalam hitungan menit, botol-botol BBM tersebut diburu warga.

"Daripada antri panas-panasan, mending beli eceran meski mahal, " terang Ahmadi, warga Tegal Besar Jember.

Baca Juga: Disebut Sebagai Salah Satu Penyebab Kelangkaan BBM di Jember, Para Tengkulak Diamankan di Polsek Bangsalsari

Laku kerasnya BBM eceran dengan harga selangit membuat pengecer tidak bertanggung jawab jawab menjadi serakah hingga berbuat curang. Demi meraup keuntungan fantastis, pengecer tidak bertanggung jawab tersebut mengoplos BBM dengan air.

Akibatnya, bisa ditebak. Kendaraan yang menggunakan BBM oplosan mogok dan rusak. Warga Pakusari Jember, Santo adalah korbannya.

Halaman:

Tags

Terkini