SketsaNusantara.id - Krisis BBM (Bahan Bakar Minyak) di Kabupaten Jember ternyata juga berdampak terhadap wilayah lain di Jawa Timur.
Hal ini diketahui dari sejumlah unggahan warganet di media sosial yang mengeluhkan krisis BBM di Lumajang.
Banyak yang menduga, antrean ini terjadi akibat tingginya permintaan warga Jember yang mencari BBM hingga ke daerah tetangga.
Baca Juga: Antrean Mengular di SPBU, Bupati Gus Fawait Komitmen Urai Masalah Kelangkaan BBM di Jember
Dalam postingan yang beredar di media sosial, salah satu warga menyoroti antrean panjang yang terjadi di salah satu SPBU di Lumajang.
"Suplai BBM terhambat, antrean panjang juga terjadi di SPBU Lumajang," tulis salah satu warganet dalam video yang diunggah akun Instagram @infojember pada hari Selasa, 29 Juli 2025.
Terpantau antrean panjang terjadi di beberapa titik yang terjadi sejak hari Senin, 28 Juli 2025, dan tampaknya belum mereda.
Dalam video viral, tampak antrean panjang kendaraan roda dua (motor) dan roda empat (mobil dan mobil pick up) yang mengular hingga ratusan meter.
Tampak dalam sebuah video yang diunggah salah satu warganet menunjukkan kendaraan yang mengantre di SPBU Lumajang sebagian didominasi plat P yang berasal dari Jember.
"Kondisi siang ini SPBU di Lumajang, penuh orang-orang Jember, plat P sampe nyeberang ke kabupaten tetangga buat isi BBM," tulis warganet dalam video yang diunggah akun Instagram @jember24jam_.
Postingan ini pun seketika mencuri perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran warga Lumajang. Bahkan ada pula warganet yang merasakan krisis BBM di Lumajang karena stok di sejumlah SPBU mulai menipis.
"Hari 1 krisis bensin Lumajang. Plat P ini pada warr beli bensin sampai ke Lumajang semua kah? Akhirnya orang Lumajang juga ikut kena krisis bensin juga," tulis salah satu warganet dalam video yang diunggah di akun Instagram @explorejember.