news

Beri Sambutan pada Penerjunan Mahasiswa KKN Kolaboratif, Gus Fawait Sebut Bandara Notohadinegoro Segera Aktif dengan 2 Rute Penerbangan ini

Kamis, 17 Juli 2025 | 16:50 WIB
Gus Fawait terjunkan mahasiswa KKN Kolaboratif (Instagram @pemkabjember)

SketsaNusantara.id - Bupati Jember menyebut pembangunan sebagai salah satu cara untuk memberantas kemiskinan di Jember.

Pembangunan yang ia maksud adalah pembangunan Infrastruktur dimana saat ini Gus Fawait disebut tengah memperjuangkan Bandara Notohadinegoro milik Jember yang sempat vakum untuk kembali diaktifkan.

Upaya reaktivasi bandara ini disebut menjadi salah satu prioritas utama dalam program kerja Pemkab Jember untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas daerah.

Baca Juga: Fokus Penataan ASN, Bupati Jember Gus Fawait Cari Regulasi Tindak Lanjut Tenaga Honorer Non Data BKN

"Mengatasi kemiskinan dalam jangka menengah adalah dengan pembangunan infrastruktur," ujar Gus Fawait dilansir SketsaNusantara.id dari akun tiktok @Gus Fawait.

"Insyaallah bandara di Jember tahun ini aktif kembali dengan penerbangan Jember-Bali atau Jember-Jakarta,"

Hal itu disampaikan Gus Fawait pada Kamis, 17 Juli 2025 saat ia memberikan sambutan saat acara penerjunan Mahasiswa KKN Kolaboratif (KKN Cinta ) di Alun-alun Jember.

Baca Juga: Meresahkan! Waspada Pria Diduga ODGJ Berkeliaran dan Permainkan Alat Kelamin di Simpang Jalan PB Sudirman Jember, Warganet Sentil Aparat Kepolisian

Bahwa Bandara Notohadinegoro Jember akan segera beroperasi kembali dengan 2 rute penerbangan tersebut.

2 rute yang dimaksudkan adalah Jember-Bali serta Jember-Jakarta dan akan diaktifkan pada tahun 2025 ini.

Pemkab Jember disebut telah menjalin komunikasi intensif dengan beberapa maskapai untuk membuka rute penerbangan, pemilihan rute Jember-Bali serta Jember-Jakarta dinilai memiliki potensi besar.

Pengaktifan kembali Bandara Notohadinegoro yang telah disampaikan Gus Fawait sebelumnya bahwa hal ini diharapkan menjadi penggerak utama bagi peningkatan ekonomi lokal

Selain itu, reaktivasi bandara ini diharapkan akan mampu memperkuat posisi Jember sebagai wilayah potensial di kawasan timur Pulau Jawa, serta mendukung sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi.

Kembalinya operasional Bandara Notohadinegoro juga diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi Jember, terkait peningkatan aksesibilitas, dorongan pariwisata, peningkatan investasi serta percepatan peningkatan ekonomi.

Halaman:

Tags

Terkini