Sofian Effendi melanjutkan pendidikannya di jurusan Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada (UGM) hingga ke jenjang magister.
Sementara pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Pittsburgh, Amerika Serikat.
Baca Juga: Penuh Tanda Tanya, Kenapa Ajudan Jokowi Diperiksa Terkait Kasus Ijazah Palsu
Karier
Setelah meraih gelar sarjana administrasi publik dari UGM, Sofian Effendi sempat bekerja sebagai asisten profesor Kebijakan Publik di almamaternya.
Dari tahun 1969 hingga1995, pria yang hobi membaca ini mengabdi di Kampus Biru dengan menduduki berbagai jabatan, mulai dari Sekretaris Eksekutif Pusat Studi Kependudukan hingga Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Pembangunan.
Lalu di tahun 1995, ia dipercaya untuk menjadi asisten B.J Habibie yang kala itu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi.
Di saat yang bersamaan, ia juga ditunjuk menjadi Sekretaris Eksekutif Dewan Riset Nasional periode 1995-1998.
Selanjutnya, tahun 1998 dan 1999, ia pernah menjadi Asisten Wakil Presiden Indonesia hingga Asisten Sekretaris Negara bidang Pengawasan dan Pengedalian Kebijakan sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari laman Magisiter Adminstrasi Publik UGM.
Pada masa reformasi, Sofian Effendi sempat duduk di kursi Kepala Badan Kepegawaian Negara hingga kemudian kembali ke alamaternya dan menjadi Rektor UGM periode 2002-2007.
Pernah menjadi asisten mendiang Habibie, Sofian Effendi dikabarkan cukup dekat dengan Presiden ketiga Indonesia itu.
Bahkan Said Didu menyebutkan, Sofian Effendi merupakan salah satu kepercayaan B.J Habibie.
Tak heran jika kemudian ia mendapatkan amanah untuk menduduki posisi Dewan Pembina di yayasan The Habibie Center.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!