news

Jawa Timur Juara 4 Komoditas Besar, Wamentan Sudaryono Minta Petani Jember Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Jumat, 11 Juli 2025 | 14:41 WIB
Wamentan Sudaryono saat melakukan panen raya di Jember. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Pusat melihat potensi Jember menjadi salah satu lumbung pangan, terbesar di Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, usai melakukan pertemuan dengan petani di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jumat 11 Juli 2025.

“Salah satu penunjang untuk mencapai swasembada pangan, melalui penyiapan bibit yang baik, pembenahan irigasi hingga pemberian pupuk subsidi kepada petani,” ujarnya.

Baca Juga: Wamen Pertanian Gelar Kunker ke Jember, Sudaryono: Tahun Ini Tak Ada Impor Beras

Dengan menyiapkan semuanya, Ia mengatakan maka langkah untuk menuju swasembada pangan lebih besar dan tingkat produksi petani bisa meningkat.

“Ini 2 strategi yang harus dilakukan, pertama tadi bibit, pupuk dan irigasi sudah. Maka langkah kedua dengan memaksimalkan produksi hasil tanamnya, dengan dalam satu lahan bisa panen 2-3 kali dalam setahun,” imbuhnya.

Sehingga tidak perlu membuka lahan baru, tinggal memaksimalkan produktivitas panennya saja dan ini yang akan digenjot terus.

Baca Juga: Dinilai Terlalu Lamban, Bupati Gus Fawait Tambal Sementara Ruas Jalan Perlintasan Kereta Api Pecoro yang Banyak Memakan Korban

“Maka ini bisa menjadi daya dukung ketahanan pangan nasional kita,” jelasnya.

“Jadi saya kira Jember ini jadi daerah potensi besar sekali, apalagi bupatinya muda, visioner, dan tentu saja menambah koordinasi yang mudah bagi kami untuk betul-betul meningkatkan produktivitas pangan,” terangnya.

Sudaryono menjelaskan, jika Jawa Timur merupakan wilayah dengan sektor pertanian yang sangat maju sekali, dan ini perlu dipertahankan.

Baca Juga: Tak Ingin Ada Alasan Lagi, Bupati Jember Gus Fawait Minta Fayankes Harus Utamakan Kebersihan

“Saya kira Jawa Timur ini juaranya beras, jagung, tembakau dan gula, ini jadi lumbung pangan kita,” paparnya.

Ia menambahkan, banyak masukkan dari petani yang sudah ditampungnya salah satunya soal pendampingan dari PPL agar bisa meningkatkan produksi pertanian.***

Halaman:

Tags

Terkini