Ia merupakan anak dari pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah yang sudah terjun ke olahraga bulu tangkis sejak reemaja.
Di awal karirnya sebagai atlet bulu tangkis, Taufik Hidayat pernah bergabung denegan klub SGS PLN Bandung.
Hal ini yang membuat beberapa netizen di media sosial X yang mengaitkannya dengan penunjukkan Taufik Hidayat sebagai komisaris PT PLN EPI.
Dikutip dari laman PT PLN EPI, Taufik Hidayat sudah menorehkan banyak prestasi sejak ia remaja.
Ia berhasil menjuarai Kejuaraan Asia Junior 1997 di Manila dalam kategori tunggal putra.
Sejak saat itu, namanya sering keluar sebagai pemenang dalam berbagai kejuaraan bulu tangkis.
Ia pernah menjuarai Brunai Open 1998, Indonesia Open 1998 hingga membawa pulang emas di SEA Games Bandar Seri Begawan.
Puncaknya yakni pada tahun 2005 ketika Taufik Hidayat berhasil mengalahkan Lin Dan, pemain peringkat satu dunia. Ia pun meraih gelar Juara Dunia 2005 di Anaheim, Amerika Serikat.
Setelah berhasil mengoleksi 413 kemenangan di sepanjang karier bulu tangkisnya,suami Ami Gumelar ini akhirnya memutuskan gantung raket
Ia lalu mencoba peruntungannya di dunia politik dengan bergabung di Partai Demokrat pada tahun 2018 meski kemudian mengundurkan diri.
Sebelum dilantik menjadi Wamenpora, atlet berusia 43 tahun ini pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR di Pileg 2024 namun gagal.
Hingga akhirnya , ayah 2 anak ini ditunjuk sebagai Wamenpora dan kini sebagai Komisaris PT PLN EPI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!