news

Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Dandhy Laksono Soroti Dirut Bulog Novi Helmy: Karena Pangan Utama Kita...

Rabu, 9 Juli 2025 | 08:56 WIB
Dandhy Laksono tanggapi harga beras yang naik di tengah melimpahnya stok Bulog (Freepik/Jcomp)

Kenaikan harga beras ini terjadi sejak Juni 2025. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, harga beras di penggilingan pada Juni 2025 naik 2,05 persen secara month-to-month.

Kenaikan harga beras yang terjadi sejak Juni ini berlangsung di tengah stok beras yang dikabarkan melimpah.

Baca Juga: Prabowo Subianto Tuding LSM Dibiayai Asing, Dandhy Laksono Balik Soroti Bantuan USAID ke Pemerintah: Info A1

Berdasarkan laporan Kementerian Pertanian, stok cadangan beras pemerintah mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah yakni 4 juta ton.

Direktur BPS Windhiarso Ponco Adi dalam konferensi persnya pada 1 Juli 2025 mengungkapkan, ada banyak faktor yang menyebabkan kenaikan harga beras.

Mulai dari harga di tingkat pertanian yang naik hingga kemungkinan adanya hambatan dalam pendistribusian.

Sementara Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, kenaikan harga beras berkaitan dengan siklus panen dan harga gabah.

Menurutnya, produksi pasca panen yang menurun membuat harga gabak naik hingga menyebabkan harga beras naik.

Data dari BPS sendiri menunjukkan, rata-rata harga beras untuk kualitas premium naik menjadi Rp13.268.

Sementara rata-rata harga beras medium naik 2,33 persen secara month-to-mont menjadi Rp12.869.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini