SketsaNusantara.id - Jember sejak dulu dikenal sebagai sebuah kabupaten di ujung timur Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu sentra perkebunan tembakau dan industri cerutu di Indonesia.
Hingga saat ini, cerutu-cerutu produksi Jember tidak hanya dinikmati di pasar domestik, tetapi juga diekspor ke berbagai negara di Eropa, Amerika, dan Asia, bersaing dengan cerutu-cerutu dari Kuba atau negara produsen lainnya.
Tak cuma dikenal sebagai kota cerutu, Jember juga dikenal sebagai surganya kopi Nusantara andalan yang memiliki cita rasa khas.
Untuk mendukung produk-produk andalan Jember agar tetap bersaing baik secara nasional maupun internasional, maka Gus Fawait selaku Bupati Jember dengan bangga akan mengelar festival JKCI (Jember Kota Cerutu Indonesia) 2025.
"InsyaAllah hari Minggu ini, tepatnya hari Jumat dan Sabtu (11-12 Juli), Jember akan mengadakan Festival, Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) 2025," jelas Gus Fawait, dilansir SketsaNusantara.id dikutip dari akun Tiktok @GusFawait.
Menurut Gus Fawait, ajang JKCI 2025 tersebut diselenggarakan sebagai bentuk dukungan kekayaan Jember yang luar biasa dimana salah satunya adalah potensi tembakau dan cerutu, dimana tembakau dan cerutu Jember menjadi salah satu terbesar di Indonesia.
"Ke depan event-event semacam JKCI ini insyaallah kita akan buat sebagai satu kekuatan untuk menarik wisatawan datang ke Jember," tegas Bupati Jember.
Menurutnya cerutu harus diberi perhatian khusus oleh pemerintah karena cerutu Jember tidak dimiliki oleh kabupaten lainnya.
"Cerutu akan menjadi salah satu menarik wisatawan karena cerutu tidak dimiliki oleh kabupaten lainnya,"tegasnya.
Baca Juga: Jember Semakin Kreatif di 2025: Musik, Batik, Kuliner, dan Wisata Dorong Ekonomi Lokal
Bukan hanya cerutu, Gus Fawait menegaskan bahwa Jember juga memiliki produk andalan lainnya yakni kopi khas perkebunan Jember.
"Dan ngopi dengan cerutu itu kalau saya mengutip dari kawan-kawan itu seperti ada di surga," imbuhnya.