news

AS dan Ukraina Perkuat Pertahanan Udara Usai Serangan Besar Rusia ke Kyiv, Trump dan Zelensky Lakukan Pembicaraan Strategis

Sabtu, 5 Juli 2025 | 17:45 WIB
Ukraina kembali diserang Rusia melalui udara, Zelensky dan Trump melakukan diskusi strategis. (Instagram/zeteam2019)

 

SketsaNusantara.id - Amerika Serikat dan Ukraina resmi mengumumkan penguatan kerja sama pertahanan udara setelah serangan udara besar-besaran Rusia melanda wilayah ibu kota Ukraina, Kyiv, pada awal Juli 2025.

Langkah ini disampaikan langsung oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, usai melakukan percakapan penting dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis malam waktu setempat.

Berdasarkan pantauan SketsaNusantara.id melalui halaman The Guardian, pada 3 Juli 2025, Rusia meluncurkan lebih dari 40 rudal dan drone ke wilayah utara dan tengah Ukraina.

Baca Juga: Calon Walikota Muslim New York, Zohran Mamdani, Kecam Ancaman Penangkapan Trump: 'Ini Serangan terhadap Demokrasi'

Serangan ini menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur energi termasuk Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia yang sempat kehilangan pasokan daya eksternal.

Hal tersebut memicu kekhawatiran internasional atas potensi risiko nuklir.

Presiden Zelensky menyebut serangan tersebut sebagai salah satu yang paling agresif dalam beberapa bulan terakhir, dan meminta dukungan internasional segera.

Dikutip dari situs Global News, setelah percakapan antara Zelensky dan Trump, pihak Gedung Putih mengonfirmasi bahwa AS akan mengirim bantuan sistem pertahanan udara tambahan, termasuk rudal patriot dan radar penangkal drone.

Baca Juga: Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak

Selain itu, AS juga akan memulai produksi bersama sistem pertahanan dengan Ukraina serta mendorong partisipasi negara-negara NATO lainnya, termasuk Jerman dan Inggris, dalam memperkuat sistem pertahanan udara Ukraina.

Presiden Trump menyebut percakapannya dengan Zelensky sebagai “meaningful and forward-looking”.

Trump juga menegaskan bahwa kemenangan Ukraina akan menjadi kemenangan bagi dunia bebas.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Eskalasi Konflik di Timur Tengah: AS Bela Israel Serang Situs Nuklir Iran, Ultimatum Donald Trump Picu Kekhawatiran Perang Dunia III

Halaman:

Tags

Terkini