Partisipasi warga sangat penting demi menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Dishub Jember juga akan memasang rambu peringatan dan petunjuk alternatif untuk memandu pengguna jalan selama masa transisi.
Sosialisasi berkala melalui media lokal dan daring akan dilakukan untuk memastikan informasi tersebar luas kepada masyarakat.
Pada dasarnya, sistem ini telah berhasil diterapkan di beberapa titik lain di Jember, seperti Simpang Tegal Besar.
Evaluasi berkala akan mencakup survei kepadatan lalu lintas, angka kecelakaan, serta respons masyarakat.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan dukungan warga, langkah ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di Jember.
Upaya ini menunjukkan keseriusan Pemkab Jember dalam membangun infrastruktur transportasi yang manusiawi dan berkelanjutan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!