SketsaNusantara.id - Dinas Perhubungan atau Dishub Jember bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengadakan rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengevaluasi kinerja Simpang Bersinyal Argopuro.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resi Dishub Jember, diputuskan bahwa simpang tersebut akan diubah menjadi Simpang Tidak Bersinyal (persimpangan tanpa lampu lalu lintas/traffic light).
Perubahan ini didasari oleh tingginya kecelakaan dan kemacetan yang sering terjadi di area tersebut.
Baca Juga: Overload Kendaraan, Pemerintah Sepakat Lakukan Uji Coba Penutupan Simpang Empat Argopuro
Uji coba penutupan traffic light akan dimulai pada Jumat, 4 Juli 2025 pukul 16.00 WIB, dengan evaluasi berkala untuk memantau dampaknya.
Jika hasilnya positif, perubahan akan diberlakukan secara permanen.
Ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Dishub Jember dalam meningkatkan manajemen lalu lintas, termasuk pemantauan rutin di ruas Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada.
Baca Juga: Keluhkan Perempatan Argopuro yang Macet, Komisi C DPRD Jember Rekomendasikan Penutupan Jalan
Langkah ini berupaya untuk mengurangi titik rawan kecelakaan serta mengoptimalkan penggunaan jalan.
Masyarakat diarahkan untuk dapat menyesuaikan rute perjalanan, terutama pengendara yang biasa melintasi kawasan Argopuro.
Selain itu, pengemudi harus memperhatikan batas kecepatan, mematuhi rambu-rambu, dan mengikuti arahan petugas di lapangan setempat.