news

Garuda Pertiwi Tersungkur: Kekalahan dari Pakistan Bikin Asa ke Piala Asia Kian Jauh

Kamis, 3 Juli 2025 | 11:51 WIB
Adu fisik antara pemain Timnas Putri Indonesia dan Pakistan dalam laga Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 (Instagram.com/@irfanmaulana_797/)

Ketiadaan kompetisi reguler membuat para pemain kurang jam terbang dan kohesi tim pun rapuh. Tak ayal, Erick Thohir menjadi sasaran kritik publik di media sosial.

Beban Berat Menanti di Laga Terakhir

Kekalahan ini membuat peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Asia kian berat. Untuk tetap memiliki peluang, Garuda Pertiwi harus menang dengan skor minimal 6-0 atas China Taipei, tim kuat yang kini memuncaki klasemen.

Sebuah misi nyaris mustahil, mengingat performa yang ditampilkan Indonesia justru menunjukkan kelemahan mencolok. Infrastruktur dan pembinaan sepak bola putri yang tidak memadai seakan menjadi akar dari persoalan ini, dan kini menuai hasil pahit di level internasional.

Refleksi untuk Masa Depan Sepak Bola Putri

Kekecewaan publik atas kekalahan ini bukan tanpa alasan. Di tengah janji perubahan dan investasi besar dari PSSI, kenyataan di lapangan justru memperlihatkan stagnasi.

Tidak adanya liga, rotasi pemain yang membingungkan, selebrasi berlebihan, dan minimnya kerja sama tim harus menjadi refleksi serius bagi federasi.

Harapan publik agar sepak bola putri Indonesia maju tidak cukup hanya dengan euforia kemenangan sementara, tetapi harus dibarengi komitmen nyata dari seluruh pihak.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini