SketsaNusantara.id - Insiden nahas yang dialami Kapal Motor Penyebrangan atau KMP Tunu Pratama Jaya menyita perhatian publik.
Kapal yang melayani rute penyebrangan Pelabuhan Ketapang-Pelabuhan Gilimanuk ini dilaporkan tenggelam di Selat Bali pada Kamis dini hari, 3 Juli 2025.
KMP Tunu Pramata Jaya tenggelam setelah 30 menit lepas jangkar dari Pelabuhan Ketapang.
Baca Juga: KMP Tunu Jaya Tenggelam di Selat Bali, Lambung Kapal Bocor Usai Dihantam Ombak 2,5 Meter
Dalam konferensi persnya, Kepala KSOP Tanjung Wangi, Purgana mengungkapkan sejumlah fakta.
Salah satunya mengonfirmasi kabar tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
“99,9 Persen dengan berat mungkin, tenggelam,” tutur Purgana kepada awak media.
Selain itu, terungkap juga sejumlah fakta lainnya sebagaimana dirangkum SketsaNusantara.id dari berbagai sumber.
1. Kronologi
KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam pada Kamis dini hari, 3 Juli 2025.
Sebelumnya, kapal ini bertolak dari Pelabuhan Ketapang pada Rabu malam, 2 Juli 2025 pukul 22.56 WIB.
Beberapa saat setelah lepas jangkar, KMP Tunu Pratama Jaya melakukan panggilan darurat sekitar pukul 23.20 WIB.