Di tengah derasnya kritik, Fadhal Rahmat akhirnya buka suara. Ia mengklarifikasi bahwa momen ngevape tersebut tidak terjadi saat sesi resmi RDP berlangsung, melainkan ketika forum tengah rehat sejenak.
“Sebenarnya ini adalah kelalaian saya. Saya spontan ngevape karena saat itu RDP sedang break, bukan dalam sesi rapat resmi,” ujarnya.
Fadhal berdalih, bahwa siaran langsung tersebut ia manfaatkan untuk menampung berbagai keluhan masyarakat, yang kemudian disuarakan dalam forum RDP.
Ia juga mengaku bahwa kejadian itu menjadi pengingat baginya untuk lebih berhati-hati ke depannya.
Di akhir pernyataannya, Fadhal mengakui bahwa apa yang terjadi merupakan bentuk kelalaian pribadi.
Ia berkomitmen untuk menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran berharga agar lebih menjaga etika dan sikap sebagai pejabat publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI