Namun, teknologi yang nilainya diperkirakan mencapai ratusan juta ini menuai kritik di media sosial.
Tak sedikit warganet menyebut penggunaan teknologi robot ini tak sesuai dengan prinsip efisiensi seperti yang diinstruksikan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Masih belum diketahui dengan pasti, warganet juga ikut mempertanyakan total anggaran yang dikeluarkan untuk penggunaan teknologi robot yang tidak terlalu mendesak.
Kritik ini dilontarkan publik mengingat banyaknya aparat keamanan yang masih gencar melakukan penyalahgunaan wewenang, tindakan diskriminasi, pungli dan korupsi, bahkan banyaknya kasus pelanggaran HAM yang masih perlu dapat perhatian lebih.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini