"Kalau yang sudah kuliah, ndak masalah, daftarkan saja. Baik di Jember Jawa Timur atau luar provinsi bahkan luar negeri. Kami cukupi dengan biaya pendidikan gratis," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ustad Zaelani, seorang guru ngaji, mengaku sepakat dengan adanya beasiswa pendidikan.
"Anak saya sudah mendaftar di UIN khas, tafsir Al-Qur'an dan hadis. Tapi sudah semester dua, kira-kira bisa dapat atau tidak ya?" tanya warga Sempolan, Silo, itu.
"Saya pastikan putra panjenengan dapat beasiswa sampai lulus," tegas bupati.
Sebab, masuk kriteria sebagai putra-putri guru ngaji. Namun, Pemkab akan rutin melakukan evaluasi setiap semester.
"Kalau nilainya turun nanti kami evaluasi. Namun, jika bagus, akan terus dapat beasiswa sampai lulus," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI