SketsaNusantara.id - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PMK) RI, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pesantren.
Dalam pernyataannya di IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu 25 Juni 2025, Cak Imin menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam.
Dia menyebut, meski mayoritas pondok pesantren menjalankan fungsinya dengan mulia, ada segelintir yang menyimpang dan merusak nama baik pesantren secara keseluruhan.
Untuk itu, sejumlah langkah disiapkan demi menjaga kehormatan lembaga pendidikan Islam tersebut.
Berikut 7 langkah tegas Cak Imin dalam menangani masalah di lingkungan pondok pesantren:
1. Mengakui Adanya Penyimpangan di Sebagian Pesantren
Cak Imin secara terbuka menyebutkan bahwa penyimpangan itu nyata, meski hanya dilakukan oleh sebagian kecil pesantren.
“Itu hanya segelintir pesantren yang memanfaatkan, dan saya bilang segelintir pesantren sesat yang harus ditindak,” ucapnya.
2. Membenahi Sistem Pendidikan Pesantren
Salah satu fokus utama adalah pembenahan sistem pendidikan pesantren, agar tidak dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan menyimpang. Pembenahan ini akan menyentuh struktur kelembagaan hingga sistem pengawasan internal.
3. Razia Pesantren Palsu
Cak Imin menyatakan akan melakukan razia terhadap pesantren-pesantren palsu yang mencatut nama pesantren untuk menutupi praktik menyimpang.