SketsaNusantara.id - Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Luar Negeri berikan pernyataan resmi terkait serangan yang dilancarkan oleh pemerintah Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran.
Dalam pernyataannya, pemerintah Arab Saudi menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas perkembangan situasi di Iran, khususnya terkait penargetan fasilitas nuklir oleh Amerika Serikat.
Arab Saudi menegaskan kembali isi pernyataan yang dikeluarkan pada 13 Juni 2025, yang berisi kecaman pelanggaran terhadap kedaulatan Iran.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan pentingnya melakukan segala upaya untuk menunjukkan sikap menahan diri untuk menurunkan ketegangan, dan mencegah terjadinya eskalasi lanjutan.
Kerajaan Arab Saudi juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk meningkatkan upaya selama masa yang sensitif ini untuk mencapai solusi politik.
Menurut mereka, upaya ini berguna dalam mengakhiri krisis serta membuka babak baru dalam mewujudkan keamanan maupun stabilitas kawasan.
“The Kingdom also calls on the international community to intensify its efforts during this highly sensitive period to reach a political solution that would bring an end to the crisis and open a new chapter for achieving security and stability in the region,” tulis Saudi Arabia.
Sementara itu, pada 13 Juni 2025 ketika Israel melakukan serangan terhadap Iran, pemerintah Arab Saudi juga mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi di Timur Tengah.
Pada serangan tersebut, pemerintah Arab Saudi mengecam serangan Israel terhadap Iran yang dianggap merusak kedaulatan dan keamanan Iran.
Dalam pernyataan tersebut, Arab Saudi juga menyatakan bahwa tindakan Israel merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum dan norma internasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini