news

5 Fakta di Balik Teror Bom Pesawat Haji dari Jeddah: E-mail dari India, Evakuasi Kilat, dan Penumpang Menginap di Medan

Rabu, 18 Juni 2025 | 07:55 WIB
Ilustrasi, ada ancaman bom pada pesawat yang ditumpangi jemaah haji Indonesia. (saudia.com)

SketsaNusantara.id - Perjalanan suci 422 jemaah haji asal Depok dari Jeddah ke Indonesia mendadak berubah menjadi episode menegangkan pada Selasa, 17 Juni 2025.

Pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5726 yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, justru dialihkan ke Kualanamu, Medan akibat ancaman bom.

Teror ini tidak hanya mengejutkan para penumpang, tapi juga membuka fakta-fakta baru yang melibatkan investigasi lintas negara.

Baca Juga: Heboh Nomor WhatsApp Pengguna X Bocor dan Teror Digital: Warganet Didesak Hapus Cuitan Kritik ke Tokoh Politik

Dari e-mail misterius yang dikirim dari India hingga evakuasi besar-besaran oleh tim gabungan di Medan.

Berikut adalah 5 fakta paling mengejutkan dari insiden yang jadi sorotan nasional ini.

1. Ancaman Bom Dikirim Lewat E-mail dari Mumbai, India

Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Asri Santosa, mengungkap bahwa pelaku pengirim ancaman diduga berasal dari luar negeri.

Baca Juga: 3 Kontroversi Hasan Nasbi, Kepala PCO yang Resmi Mundur, Pernah Bela Kaesang soal Jet Pribadi hingga Teror Kepala Babi Tempo

“(Terduga pelaku) orang Mumbai, India. Detilnya nanti dari Kementerian Perhubungan saja karena yang menerima e-mail adalah dari kementerian,” kata Asri.

E-mail tersebut dikirim dalam bahasa Inggris dan diterima oleh pihak Kementerian Perhubungan.

2. Pendaratan Darurat di Medan atas Perintah Langsung Pilot

Pesawat Saudia SV-5726 yang mengangkut jemaah haji dari Jeddah menuju Tangerang dialihkan ke Bandara Kualanamu, Medan, sekitar pukul 10.55 WIB.

Keputusan ini diambil oleh pilot setelah adanya notifikasi ancaman yang dianggap membahayakan keselamatan penerbangan.

Halaman:

Tags

Terkini