news

Berapa Jumlah WNI di Iran dan Israel? Ini Kondisi Mereka saat Serangan Zionis dan Bandara Tel Aviv Ditutup

Selasa, 17 Juni 2025 | 10:40 WIB
Ilustrasi. Jumlah dan kondisi WNI di Iran dan Israel. (Pexels/Tuğba)

SketsaNusantara.id - Konflik terbuka antara  Israel dan Iran kembali memanas pada pertengahan Juni 2025. Hal itu membuat dunia internasional khawatir akan pecahnya perang besar di kawasan Timur Tengah.

Bagi Indonesia, dampak langsungnya dirasakan oleh ratusan warga negara yang sedang berada di sana, terutama yang tengah melakukan perjalanan keagamaan.

Sebanyak 42 WNI dilaporkan terdampar di Tel Aviv setelah Bandara Ben Gurion ditutup akibat serangan udara Israel ke sejumlah titik di Iran dalam Operasi Rising Lion. Situasi ini membuat para WNI tak bisa kembali ke Indonesia sesuai jadwal.

Baca Juga: Ancaman Radiasi Nuklir dan Korban Massal: Konflik Iran-Zionis Israel Masuki Titik Paling Gawat

“(Para WNI itu) seharusnya keluar lewat Tel Aviv, tetapi tidak bisa karena bandara ditutup. Mereka sedang dibantu KBRI Amman untuk melintas ke Yordania,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kemenlu, Judha Nugraha, kepada media pada Minggu, 15 Juni 2025.

Menurut data dari Kementerian Luar Negeri, terdapat total 187 WNI di Israel, yang sebagian besar berada di Aravah, wilayah selatan Israel.

Pemerintah Indonesia sudah sejak awal mengimbau warga untuk menunda perjalanan, baik ke Israel maupun Palestina.

Baca Juga: Dedengkot Zionis Israel Akhirnya Keluar dari Bungker Persembunyian, Netanyahu Kunjungi Kota Rusak dan Ancam Iran di Depan Publik

KBRI Amman menetapkan status Siaga 1, status tertinggi kewaspadaan, sejak tahun lalu.

Sementara itu, di Iran tercatat ada 386 WNI, tersebar di 11 kota. Sebagian besar merupakan pelajar, dengan 258 di antaranya menetap di Qom.

Sisanya tersebar di kota-kota lain, termasuk sekitar 90 orang di Teheran yang terdiri dari pelajar, pekerja migran, dan staf KBRI serta keluarganya.

Baca Juga: Zionis Israel Bombardir Iran, Tapi Gaza Terus Menjadi Ladang Kematian: Lebih dari 274 Tewas, Ribuan Luka-Luka

Kondisi warga Indonesia di Iran sejauh ini dikabarkan aman. Meskipun jaringan internet lambat dan laporan antrean BBM terjadi di beberapa tempat, kehidupan warga dinilai masih normal.

Tidak ada panic buying, dan masyarakat tetap menjalani aktivitas seperti biasa.

Halaman:

Tags

Terkini