news

Dedengkot Zionis Israel Akhirnya Keluar dari Bungker Persembunyian, Netanyahu Kunjungi Kota Rusak dan Ancam Iran di Depan Publik

Senin, 16 Juni 2025 | 20:04 WIB
Momen Benjamin Netanyahu keluar dari tempat persembunyian untuk melihat kondisi kota Bat Yam. (X.com/netanyahu)

SketsaNusantara.id - Setelah sempat dikabarkan menghilang dan berlindung di dalam bunker selama beberapa hari terakhir, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik.

Ia memilih tampil langsung di Bat Yam, wilayah Israel tengah yang terdampak parah akibat serangan balasan dari Iran.

Kunjungan itu menjadi sinyal bahwa ketegangan antara 2 negara dengan kekuatan militer besar di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Baca Juga: Zionis Israel Bombardir Iran, Tapi Gaza Terus Menjadi Ladang Kematian: Lebih dari 274 Tewas, Ribuan Luka-Luka

Bat Yam menjadi saksi bisu atas eskalasi konflik ini, dengan bangunan yang rusak parah dan warga yang mengungsi akibat serangan rudal dan drone dari Iran.

Dalam pernyataan resminya yang diunggah melalui akun X (Twitter), Netanyahu kembali menyampaikan retorika keras terhadap Iran.

Ia menyebut bahwa negara yang dipimpin Ayatollah Ali Khamenei itu akan menerima balasan berat atas serangan yang menewaskan warga sipil.

Baca Juga: Iran Hantam Zionis Israel dengan Rudal: Ini 5 Fakta Penting yang Bikin Dunia Ketar-ketir

“Iran akan membayar harga yang sangat mahal atas pembunuhan warga sipil, perempuan, dan anak-anak yang mereka lakukan dengan sengaja,” tegas Netanyahu.

Tak hanya itu, Netanyahu juga menyebut bahwa operasi militer Israel masih terus berlangsung. Ia menggunakan istilah “The Rising Lion” (Singa yang Bangkit) sebagai sandi untuk operasi ini.

“Tentara dan pilot kita beroperasi dengan gagah berani di atas langit Iran,” ujarnya.

Baca Juga: Zionis Israel Menyerang Iran, Ini 7 Langkah Penting dari KBRI Tehran untuk WNI Hindari Ancaman Konflik

Pernyataan tersebut tampaknya dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Israel tetap memiliki kontrol dan kekuatan ofensif meski sempat digempur hebat oleh Iran.

Sebagaimana diketahui, serangan Iran tersebut merupakan balasan atas lebih dari 200 gempuran udara militer Zionis Israel ke berbagai fasilitas strategis di Iran.

Halaman:

Tags

Terkini