SketsaNusantara.id - Menteri Kebudayaan Fadli Zon lagi-lagi mengeluarkan pernyataan kontroversial yang membuat publik heboh.
Di dalam acara live bersama jurnalis Uni Zulfiani, mantan Wakil Ketua DPR RI ini dengan lantang mengatakan tragedi pemerkosaan massal pada kerusuhan 1998 hanya rumor.
Fadli Zon menuturkan, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya peristiwa pemerkosaan massal selama kerusuhan Mei 1998.
Bahkan dengan percaya diri, mantan aktivis tahun 1990-an ini mengungkapkan, tidak ada buku sejarah yang menuliskan adanya pemerkosaan massal saat kerusuhan 1998.
Kehebohan ini memuat netizen kembali mengulik masa lalu Fadli Zon, terutama saat masih aktif sebagai mahasiswa aktivis.
Dan berikut ini 5 fakta Fadli Zon yang berhasil dirangkum SketsaNusantara.id dari laman emedia.dpr.go.id dan fraksigerindra.com.
1. Punya Latar Belakang Pendidikan Sejarah
Fadli Zon pernah mengenyam pendidikan Sastra Rusia yang kini berada di bawah Fakultas Ilmu Budaya UI.
Beberapa tahun setelah meraih gelar sarjana, ia melanjutkan pendidikannya di The London School of Economics and Politic Science dengan fokus Development Studies.
Lalu pada tahun 2016, ia merampungkan pendidikan doktoralnya di Departemen Sejarah Universitas Indonesia.