4. Amankan Dokumen dan Barang Penting
WNI diminta menyimpan dokumen penting seperti paspor, identitas, dan uang tunai di lokasi yang aman dan mudah diakses jika evakuasi diperlukan.
5. Lapor Diri ke KBRI
Melakukan lapor diri kepada KBRI Tehran menjadi langkah wajib agar data dan keberadaan WNI terpantau secara sistematis oleh pihak kedutaan.
6. Pantau Informasi Resmi
KBRI mengingatkan untuk tidak mudah terpancing kabar simpang siur. Ikuti perkembangan melalui media resmi dan instruksi otoritas lokal.
7. Hubungi Hotline Jika Darurat
KBRI menyediakan hotline darurat di dua nomor: +98 902 446 8889 (Telepon & WA) dan +98 991 466 8845 (WA Only) untuk respons cepat terhadap situasi mendesak.
Soliditas WNI di Tengah Ketegangan Regional
KBRI juga menekankan pentingnya solidaritas antar sesama warga Indonesia di Iran dalam menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian ini.
Saling bantu, saling pantau, dan bersikap siap siaga menjadi kunci menghadapi kemungkinan terburuk.
Sementara itu, eskalasi konflik masih berlangsung. Israel berdalih serangan itu untuk menghentikan ambisi nuklir Teheran.
Menurut laporan Al Jazeera, serangan udara menyasar fasilitas militer di sekitar ibu kota Tehran, membuat banyak wilayah sipil terdampak.
Dengan situasi yang belum stabil, peran serta WNI dalam mengikuti panduan KBRI menjadi krusial. Menjaga ketenangan, disiplin dalam melaporkan keberadaan, serta tetap terhubung dengan pihak kedutaan akan menjadi perisai pertama dari segala potensi ancaman.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!