SketsaNusantara.id - Indonesia kaya akan hasil alam yang menarik banyak investor dan perusahaan asing menanamkan modalnya demi memanfaatkan sumber daya alam bangsa ini.
Salah satu sumber daya alam yang menjadi target empuk adalah tambang nikel yang banyak digunakan dalam pembangunan industri modern, khususnya menciptakan sumber daya energi yang dibaharui (renewable energy).
Demi mengais pundi-pundi uang yang menggunung, hutan dan laut menjadi sasaran utama yang digeruk tanpa memperhitungkan kelangsungan hidup para makhluk di sekitarnya.
Semarak #SaveRajaAmpat yang lahir dari keprihatinan masyarakat pun menjadi titik awal pengawasan warga sipil terhadap aktivitas pertambangan di wilayah lain.
Selain Raja Ampat, ternyata terdapat sederet provinsi lain yang menjadi lokasi tambang nikel bahkan disebut-sebut terbesar di dunia.
Dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai sumber terdapat setidaknya 10 perusahaan tambang yang mendapat izin beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia.
Berikut ini adalah daftar provinsi-provinsi di Indonesia yang tercatat menjadi ladang tambang perusahaan lokal hingga internasional:
1. Papua
Tanah Papua di paling timur Indonesia menyimpan kekayaan alam yang tak ada duanya. Berbicara tentang tanah Papua, tak asing di telinga nama PT Freeport.
Perusahaan tambang Indonesia yang dikuasai asing sejak 1967 tersebut, akhirnya berhasil diakuisisi kembali oleh Indonesia dengan saham terbesar 51% pada tahun 2018.
PT Freeport bergerak di bidang tambang yang mengolah tembaga, emas, dan perak. Letak perusahaan tambang ini berlokasi di Kabupaten Mimika, Papua.