"Secara tak sadar, dan kalau keadaan di diskotik kan puyeng lah (pusing), ya jadi seperti itu," ucapnya.
Diakui Casmari bahwa uang yang dipakainya untuk menyawer para pengunjung diskotik malam itu adalah uang pribadinya, bukan dana desa seperti dugaan netizen.
"Yang saya pakai (sawer) kan itu uang sendiri, bukan pakai uang Dana Desa," katanya.
Casmari juga menjelaskan bahwa sumber pendapatannya berasalh dari banyak pintu, ia juga memiliki beberapa usaha.
"Dan saya banyak usahanya. Rumah saya banyak, mobil saya tiga, usahanya juga ada, terus masyarakat juga sudah tahu,"
"Usaha saya bergerak di bidang pertanahan. Kalau untuk makan dan minum Alhamdulillah saya lebih dari cukup," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini