SketsaNusantara.id - Warga Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, belum lama ini dihebohkan dengan aksi brutal pembunuhan sadis yang menewaskan 2 orang.
Kabar ini beredar luas di media sosial (medsos) berawal dari postingan salah satu warganet di grup Facebook yang seketika jadi viral usai dibagikan ulang di Instagram.
Dalam video amatir yang beredar di medsos, tampak anggota polisi mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke Rumah Sakit.
Diketahui peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 10 Juni 2025 sekitar pukul 19:30 WIB malam. Insiden ini seketika mencuri perhatian publik dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Baca Juga: Tragis! Kasun di Jember Bacok Seorang Warga Gegara Masalah Batas Tanah
"Pembunuhan sadis di Umbulsari Jember. Korban MD (meninggal dunia) 2 orang. TKP di Blok Karangtengah, Dusun Sumberejo, Desa Umbulsari, Kecamatan Umbulsari, Jember," tulis salah seorang warganet dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @jember24jam_ pada hari Selasa, 10 Juni 2025.
Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, korban diketahui bernama Amanu (50 tahun), warga Dusun Karang Tengah Umbulsari, Kecamatan Umbulsari yang berprofesi sebagai juragan jagal sapi di pasar hewan.
Pelaku (inisial P) merupakan tetangga korban dan diketahui pernah bekerja dengan Amanu. S emosi dan bahkan nekat membacok ayah kandung dan pamanya sendiri.
Pembacokan ini terjadi di rumah korban yang membuat Amanu tewas seketika. Setelah pulang ke rumah, P ditegur dan diingatkan oleh ayah dan pamannya.
Namun, karena pelaku masih terbawa emosi sehingga tak terima ditegur orang tuanya sehingga ia membacok ayahnya hingga tewas. Pamannya pun tak luput jadi sasaran kemarahan P dan ikut kena bacok hingga terluka parah.
Diketahui 2 korban meninggal dunia dalam peristiwa ini, yakni Amanu dan ayah kandung korban bernama Sapi'i.
Baca Juga: Sadis! Bocah 6 Tahun Tewas Dipukuli Kekasih Ibunya, Begini Pengakuan Pelaku
Sementara itu, paman pelaku bernama Sanimin (65 tahun) yang terluka parah pada bagian kepala, masih bisa diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.