news

Kementerian Agama Berikan Penjelasan Terkait Alasan Jemaah Haji Indonesia yang Jalan Kaki ke Mina dari Muzdalifah

Selasa, 10 Juni 2025 | 20:59 WIB
Umat Islam menjalankan ibadah di Mekkah Arab Saudi (Unsplash/ Tasnim Umar)

SketsaNusantara.id - Dirjen Penyelenggaraan Haji menjelaskan sebagian jemaah haji asal Indonesia yang memutuskan berjalan kaki dari Muzdalifah menuju Mina.

Penjelasan ini dikutip oleh SketsaNusantara.id dari keterangan resmi pada 10 Juni 2025.

Menurutnya, pergerakan jemaah pada malam hingga subuh sangat dipengaruhi oleh kondisi lalu lintas yang padat.

Baca Juga: Identitas 2 Jamaah Haji Jember yang Meninggal di Makkah, Dimakamkan di Lokasi Bersejarah Usai Disholatkan di Masjidil Haram

Antrean ribuan bus yang mengarah ke Mina membuat arus kendaraan jadi padat dan pergerakan menjadi lambat.

Di sisi lain, sebagian jemaah Indonesia yang telah lebih dahulu tiba di Muzdalifah sudah menjalani mabit selama lima hingga enam jam.

Karena merasa sudah cukup lama, mereka berharap segera diberangkatkan ke Mina.

Baca Juga: 4 Amalan Ringan Berpahala Besar, Lakukan Sebelum Tidur Dijamin Beruntung, Ustadz Hilman Fauzi: Seperti Haji dan Umroh

Setelah sebagian jemaah diangkut lebih awal dengan bus, armada yang telah menjemput tidak bisa segera kembali ke Muzdalifah.

Proses perputaran bus sangat lambat karena padatnya lalu lintas.

“Setelah pergerakan sebagian jamaah diangkut oleh bis ke Mina proses perputaran menuju kembali ke Muzdalifah dari bis bis yang sudah menjemput cukup lambat karena memang situasinya sangat padat,” jelas Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah dalam keterangannya.

Baca Juga: Selesai Tunaikan Ibadah Haji dan Bersiap Pulang ke Tanah Air, Ivan Gunawan Panjatkan Doa agar Diberikan Keselamatan

Hal ini membuat jemaah menjadi khawatir karena mereka belum terlayani sesuai jadwal.

Petugas Haji Indonesia yang berjaga di berbagai pintu gerbang Muzdalifah telah berupaya menahan agar jemaah tidak berjalan kaki.

Halaman:

Tags

Terkini