SketsaNusantara.id - Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan bahwa dirinya telah berkunjung ke sejumlah kementerian beberapa minggu belakangan.
Di antaranya, Kementerian Pekerjaan Umum RI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Kementerian Pertanian RI, dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
Tak hanya itu, bupati juga kerap menggelar kunjungan kerja ke sejumlah dirut BUMN dan ke DPR RI.
"Kawan-kawan, kami sudah keliling-keliling ke semua kementerian, belum semua sih, tapi sebagian besar Insya Allah akan berkunjung ke Jember Agustus mendatang," papar Gus Fawait.
Bahkan, pada 2025-2026 mendatang, Gus Fawait menyampaikan bahwa ada banyak program yang akan turun di Jember.
"Ini kalau dinilai mungkin hampir Rp 1 Triliun lah," lanjutnya.
"Mulai pengadaan flyover, pembangunan Pasar Tanjung, pembangunan jalan-jalan, optimalisasi lahan, wisata, dan juga bandara," ungkap bupati.
Tak hanya itu, bidang lain juga menjadi konsen pembangunan berkepanjangan. Termasuk di bidang pertanian.
Lantas, mengapa hal ini perlu diupayakan? Jelas, tujuannya untuk membangun Jember. Gus Fawait menegaskah bahwa Jember saat ini harus diperjuangkan.
Baca Juga: Siap-Siap Tancap Gas! Bupati Jember Gus Fawait Bakal Segera Rombak Kabinetnya
"Dengan kondisi kemiskinan ekstrim terbanyak se-Jawa Timur yang rata-rata ada di pedesaan, pinggir kebun, pinggir hutan, pinggir pantai," tegasnya.
Padahal, Kabupaten Jember memiliki segudang potensi. Termasuk dengan jumlah penduduk terbanyak ketiga se-Jawa Timur. Untuk itu, Gus Fawait menekankan bahwa pemerintah daerah perlu bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi.