SketsaNusantara.id - PT. Gag Nikel menjadi satu dari empat perusahaan yang memiliki izin pertambangan nikel di kawasan Raja Ampat, Papua.
Setelah polemik perizinan hingga aktivitas penambangan nikel yang dilakukannya viral, publik mulai menyoroti sosok di balik PT Gag Nikel, termasuk jajaran komisaris dan dewan direksi.
Perusahaan yang berada di bawah kendali PT. Aneka Tambang (ANTAM) ini memiliki 4 komisaris dan 2 direktur.
Beberapa waktu yang lalu, salah satu komisaris PT Gag Nikel juga sempat bersuara terkait polemik izin penambangan yang dimiliknya.
Sosok tersebut yakni Ahmad Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur.
Ia merupakan ulama Malang yang memiliki jabatan penting di organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama.
Keberadaan Ketua PBNU dalam jajaran dewan komisaris PT Gag Nikel ini tentu membuat publik kian menyoroti perusahaan yang kabarnya telah mengantongi izin penambangan sejak 1998 lalu.
Selain Ketua PBNU, pemegang jabatan komisaris di PT Gag Nikel lainnya juga bukan orang sembarangan.
Ada Staf Ahli Kementerian ESDM yang saat ini dipimpin oleh Bahlil Lahadalia.
Kursi dewan komisaris di PT Gag Nikel juga dipegang oleh salah satu mantan pensiunan TNI AD berpangkat Brigadir Jendera dengan karier militer yang cukup mentereng.
Dan berikut ini 4 profil singkat Komisaris PT Gag Nikel yang dirangkum dari berbagai sumber,