SketsaNusantara.id - Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti memohon agar pertambangan nikel di Raja Ampat dihentikan.
Melalui cuitan di akun X pribadinya, Susi Pudjiastuti mengomentari artikel berita tentang pemberhentian sementara izin pertambangan nikel.
Dalam cuitannya tersebut, Susi Pudjiastuti meminta langsung pada Presiden Prabowo Subianto untuk memberhentikan izin tambang Raja Ampat.
Baca Juga: Kementerian ESDM Laporkan Hasil Evaluasi di Lapangan Terkait Izin Tambang Nikel di Raja Ampat
"Pak Presiden @prabowo mohon dengan sangat hentikan semua Penambangan disekitar Raja Ampat," tulisnya, dikutip dari akun X @susipudjiastuti.
Susi Pudjiastuti juga sempat menyinggung pernyataan Bahlil Lahadalia yang mengatakan bahwa dirinya belum menjadi menteri saat izin pertambangan diberikan.
"Sekarang sudah (jadi menteri) dan ayo segera hentikan !," ucap Susi.
Baca Juga: Polemik Tambang Nikel Raja Ampat, Susi Pudjiastuti Heran dengan Pernyataan Bahlil Lahadalia soal ini
Bukan hanya satu dua kali saja, Susi Pudjiastuti cukup sering menuliskan cuitan penolakan tambang nikel Raja Ampat.
"Yth. Bapak Presiden @prabowo @Gerindra mohon dengan sangat, hentikan penambangan di Raja Ampat ini Salam hormat," kata Susi.
Seperti diketahui bahwa pemerintah telah membuka gerbang perizinan pertambangan nikel kepada 5 perusahaan.
Dari kelima perusahaan tersebut, hanya satu kegiatan pertambangan yang aktif.
Yaitu PT Gag Nikel, anak usaha BUMN PT Aneka Tambang (Antam) yang menguasai Pulau Gag.