Sementara, puncak acara diisi dengan Mauidhoh Hasanah oleh Asrori Maksum atau yang akrab disapa Gus Maksum.
Baca Juga: Jalan Kaki 15 Km, Banser se-Kabupaten Jombang Kirab Bendera Merah Putih Berukuran 300 Meter
Ia menyampaikan mars Banser yang syarat akan makna. Penciptanya, kata Gus Maksum, begitu luar biasa dalam menyusun Banser tersebut.
"Tidak sekedar menyusun kalimat yang kemudian dilagukan. Namun juga diriyadhohi," katanya.
Dia mencuplik dua kalimat awal dalam mars tersebut yang berbunyi "izinkan ayah izinkan ibu", "izinkan kami pergi berjuang".
"Jadi, segala sesuatu yang kita laksanakan, termasuk berjuang ke jalan agama harus mendapat restu dari orang tua," katanya memberi makna.
Pesan berikutnya yang disampaikan Gus Maksum adalah sifat memberi. "Yang menjadi penekanan sebagai Banser adalah perjuangan. Untuk itu, jangan sampai tugas-tugas yang dilakukan atas dasar pamrih," pungkasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Gus Maksum***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!