news

Namanya Disebut Masuk Bursa Calon Ketua Umum PPP, Jokowi Justru Pilih Bertahan di PSI: Yang Jauh Lebih Baik Banyak

Sabtu, 7 Juni 2025 | 18:49 WIB
Jokowi respons soal peluang jadi ketua umum PPP. (Instagram @jokowi)

SketsaNusantara.id – Bursa calon ketua umum (caketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus menghangat.

Sejumlah nama besar mulai mencuat dan siap bersaing memperebutkan posisi tertinggi di partai berlambang Ka’bah tersebut.

Beberapa tokoh yang disebut-sebut dalam bursa ini antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mantan Ketum PPP Muhammad Romahurmuziy, mantan Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, hingga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Jokowi Derita Penyakit Kulit Berbahaya? Ajudan Mantan Presiden ke 7 Bocorkan Kebenarannya

Jokowi sendiri memang kerap dikaitkan dengan sejumlah partai politik yang ingin menariknya bergabung. Di antaranya adalah PAN, Golkar, Gerindra, PSI, dan kini PPP.

Namun, saat dimintai tanggapan soal kemungkinan dirinya maju sebagai caketum PPP dalam Muktamar partai, Jokowi langsung menampiknya dan menyatakan pilihannya tetap bersama PSI.

“Gak lah, yang di PPP saya kira sudah banyak calon ketua umum,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga: Respon Jokowi Pada Usulan Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka Oleh Forum Purnawirawan TNI: Itu Aspirasi...

Jokowi menilai, nama-nama yang telah mencuat di internal PPP saat ini sudah memiliki kapasitas dan kapabilitas yang memadai untuk memimpin partai.

“Banyak yang jauh lebih baik, yang punya kapasitas, yang punya kapabilitas dan kompetensi sudah banyak yang muncul dari yang sudah beredar ini,” jelasnya.

Tak ingin terseret lebih jauh dalam wacana pencalonan Ketum PPP, Jokowi kembali menegaskan bahwa dirinya memilih tetap bersama PSI.

“Saya di PSI aja lah,” tegasnya.

Baca Juga: Rocky Gerung Sindir Gibran Jalan di Belakang Megawati saat Hari Lahir Pancasila, Tanda Ketegangan Politik Jokowi dan PDIP?

Meski begitu, saat ditanya soal arah dukungan politiknya dan apakah sudah mendapat sinyal dari partai tertentu, Jokowi mengaku belum mengetahuinya secara pasti.

Halaman:

Tags

Terkini