news

6 Pesan Anies Baswedan dalam Khotbah Idul Adha 1446 H: Singgung Soal Kesenjangan Sosial hingga Makna Berkurban demi Mewujudkan Masyarakat Berkeadilan

Sabtu, 7 Juni 2025 | 11:00 WIB
Potret Anies Baswedan sampaikan pesan soal kesenjangan sosial hingga makna berkurban demi mewujudkan keadilan sosial dalam khotbah usai Sholat Idul Adha 2025 di Masjid Agung Al Azhar Jakarta (Instagram/aniesbaswedan)

2. Makna Berkurban: Transformasi dari Pengorbanan Pribadi untuk Kemaslahatan Umat

Mengacu pada kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, Anies menjelaskan bahwa makna berkurban telah mengalami transformasi dari pengorbanan pribadi menjadi pengorbanan untuk kemaslahatan umat.

Kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya atas perintah Allah mengajarkan tentang ketaatan dan keikhlasan.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu menegaskan bahwa kurban pada zaman modern tidak lagi terbatas pada pengorbanan fisik.

Baca Juga: Junjung Tinggi Toleransi, Onad Leonardo Non-Muslim tapi Ikut Berkurban Kambing di Hari Raya Idul Adha 2025, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?

Kurban menjadi simbol pengabdian untuk kebaikan bersama yang mencakup pengorbanan waktu, tenaga, dan kenyamanan untuk membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Ia mencontohkan Khalifah Umar bin Khattab RA yang melakukan reformasi agraria, memberikan bantuan dan solusi mengatasi musim paceklik yang menjadi contoh nyata keadilan struktural.

"Bagi para pemimpin, kurban itu bisa berupa keberanian menetapkan kebijakan yang berpihak pada seluruh rakyat, meski menghadapi resistensi sebagian elite," ucap Anies.

Baca Juga: Kesenjangan Sosial, Pejabat Lampung Foya-Foya Nonton Konser hingga Sawer DJ, Rakyatnya Menderita Jadi Langganan Banjir dan Jalanan Rusak

3. Berkurban untuk Menghadirkan Keadilan

Anies mengajak jamaah untuk memaknai kurban sebagai sarana menghadirkan keadilan sosial. Ia menjelaskan bahwa berkurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang memberikan manfaat kepada mereka yang membutuhkan.

"Bagi yang memiliki kelebihan harta, kurban bisa berupa investasi sosial, dan bagi yang tak memiliki kelapangan materi, kurban bisa berupa waktu dan keahlian," sambung Anies.

"Inilah gerakan kolektif. Sesungguhnya ketidakadilan adalah bagian dari kemungkaran. Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama," tuturnya.

4. Ketidakadilan Menghancurkan Peradaban

Dalam khutbahnya, Anies dengan tegas menyatakan bahwa "ketidakadilan adalah bagian dari kemungkaran".

Halaman:

Tags

Terkini